Jaringan Ad-Hoc
Pengetian Ad-Hoc
jaringan wireless yang terdiri dari kumpulan mobile
node (mobile station) yang bersifat dinamik dan spontan, dapat diaplikasikan di
mana pun tanpa menggunakan jaringan infrastruktur (seluler ataupun PSTN) yang
telah ada. Contoh mobile node adalah notebook, PDA dan ponsel. Jaringan ad
hoc disebut juga dengan spontaneous networkatau disebut MANET
(Mobile Ad hoc NETwork).
Contoh Penggunaan/Aplikasi di lapangan :
- Operasi
militer, seperti yang telah diujicobakan kawasan pertempuran di
Sudan. Dengan jaringan ad hoc, mempermudah untuk akses informasi antar
personil militer.
- Komersial,
jaringan ad hoc dapat digunakan pada situasi emergency atau upaya
penyelamatan (rescue operation), seperti banjir atau gempa bumi dan
entertainment seperti acara live music.
- jaringan
yang cepat tersedia dengan menggunakan notebook untuk menyebarkan dan
berbagi informasi di antara user seperti dalam konferensi atau
ruang kuliah.
- Personal
Area Network, untuk jarak pendek (short distance) lebih kurang 10 m,
Ad hoc Network secara mudah berkomunikasi antar bermacam peralatan
(seperti PDA, laptop dan telepon seluler) dengan laju data yang rendah.
Keuntungan Jaringan Ad-hoc :
- Tidak
memerlukan dukungan backbone infrastruktur sehingga mudah
diimplementasikan dan sangat berguna ketika infrastruktur tidak ada
ataupun tidak berfungsi lagi.
- Mobile
node yang selalu bergerak (mobility) dapat mengakses informasi
secara real time ketika berhubungan dengan mobile node lain,
sehingga pertukaran data dan pengambilan keputusan dapat segera
dilaksanakan.
- fleksibel terhadap
suatu keperluan tertaentu karena jaringan ini memang bersifat sementara.
- Dapat
direkonfigurasi dalam beragam topologi baik untuk jumlah user kecil
hingga banyak sesuai dengan aplikasi dan instalasi (scalability).
Kekurangan Jaringan Ad-hoc :
- packet
loss (rugi-rugi paket) akan terjadi bila transmisi mengalami
kesalahan (error).
- seringkali
terjadi disconnection, karena tidak selalu berada dalam area
cakupan.
- bandwidth
komunikasi yang terbatas
- lifetime
baterai yang singkat.
- kapasitas
kemampuan jangkauan mobile node yang terbatas dan bervariasi.
Karakteristik Jaringan Ad Hoc :
a. Multiple
wireless link : setiap node yang mempunyai sifat
mobility dapat memiliki beberapa interface yang terhubung ke beberapa node lainnya.
b. Dynamic
topology : dikarenakan sifat node yang mobile, maka
topologi jaringannya dapat berubah secara random/acak. Sebagai akibatnya routing protocol
mempunyai masalah yang lebih kompleks dibandingkan dengan jaringan wired
dengan node yang tetap.
c. Limited
resources : seperti jaringan wireless lainnya,
jaringan Ad Hoc dibatasi oleh masalah daya dan kapasitas
memori.
Teori Pembuatan jaringan Ad-Hoc
- Dibutuhkan
“wireless network card” pada masing-masing komputer.
- Masuk
ke “wireless network card properties” dan set “SSID” dengan nama tertentu
(unique).
- Set
IP LAN static pada komputer. Patikan kita mengkonfigurasi IP komputer tersebut
dalam satu subnet dan range yang sama.
- Set
“network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.
- Satu
sebagai host (access point) yang lain sebagai client.
Langkah Kerja :
- Aktifkan
Wireless adapter masing–masing komputer yang akan dihubungkan
dengan jaringan.
- Klik
kanan pada icon Network Wireless Connection pada taskbar
lalu pilih View Available Wireless Networks.
- Klik Change
the order of preferred networks
Klik Add… pada kolom Preferred
networks, lalu ketikkan Nama Network yang akan digunakan pada kolom Network
Name (SSID) > OK
Pada Advanced, jangan lupa kita ubah dulu
menjadi Computer to computer (adhoc) network only pada
Networks to access
- Kembali
pada status seperti no 3. Klik Refresh network list maka
akan muncul koneksi wireless dengan nama SSID yang kita buat tadi.
- Kemudian
pilihlah opsi Change advance setting maka kemudian Klik 2
kali pada opsi Internet Protocol (TCP/IP)
- Setting pada masing masing komputer dengan IP address yang berbeda dengan aturan 192.168.1.xxx dengan xxx adalah sesuai angka yang diharapkan dalam range 1s/d 254. misal (192.168.1.70) serta tentukan Subnet mask-nya dengan 255.255.255.0 untuk membentuk jaringan lokal. Kosongkan internet gateway-nya. jangan lupa Klik OK.
- Tes koneksi dengan command PING pada command prompt, bila terhubung maka komputer-komputer tersebut siap berkomunikasi dalam jaringan Ad-Hoc secara Peer to peer.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: Indriana Maharani
BalasHapusKelas: XI TKJ A
https://drive.google.com/file/d/1-ooKfPCLczQIUCOHp7dOnJVehGQhn75p/view?usp=drivesdk
Nama: Putri Malia
BalasHapusKelas: XI TKJ A
https://drive.google.com/file/d/1cWRJUnZBIEDnZjUTMQEopcgNXKMuuQum/view?usp=drivesdk
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus